Server2Go, Webserver portable sarana belajar pemrograman php dan mysql
Salah satu solusinya
ya menggunakan Aplikasi Server2Go ini, yang merupakan aplikasi
webserver yang suppor dengan PHP berikut dengan database servernya.
Secara lengkap dapat di lihat di situs reminya http://www.server2go-web.de/. Sever2GO sendiri memiliki beberapa paket yang bisa kita pilih sesuai kebutuhan, paket tersebut ada dibawah ini.
| Package | Apache 1.3.35 | Apache 2.0.61 | Apache 2.2.8 |
| PHP 5.2.6, SQLite | ZIP (~16 MB) | – | – |
| PHP 5.2.6, SQLite, MySQL 5.0.41 | ZIP (~39 MB) | ZIP (~41 MB) | ZIP (~43 MB) |
| PHP 5.2.6, SQLite, MySQL 5.0.41, Perl 5.8 | ZIP (~87 MB) | ZIP (~88 MB) | ZIP (~90 MB) |
| Mini-Package (only needed files) PHP 5.2.6, SQLite, MySQL 5.0.41 | ZIP (~18 MB) | ZIP (~23 MB) | – |
| Micro-Package (Plain vanilla Apache without PHP, Perl and MySQL) | ZIP (~5 MB) | – | – |
Setelah file di download barulah extrak diflashdisk, setelah itu tinggal jalanin tuh file server2go.exe, webserver akan jalan dengan sendirinya ditandai dengan munculnya icon di tray, kemudian menampilkan internet explorer yang mengakses alamat http://localhost
struktur
directorinya server2go menyerupai struktur directori server pada
umumnya, untuk folder dan file yang utama anta lain folder htdocs adalah tempat meletakkan file php yang bisa diakses melalui internet explorer dengan alamat http://localhost, file pms_config.ini untuk mengatur seting server2go port webserver, port database dan lain sebagainya, folder server\config_tpl berisi konfigurasi webserver maupun databasenya, php.ini, my.ini maupun httpd.conf
Sedangkan untuk menghentikan webserver sangatlah mudah, klik kanan icon server2go yang ada di tray(sampingnya jam digital, kanan bawah pada layar) kemudian klik shutdown webserver, maka semua server yang terkait webserver akan berhenti.
Untuk codingnya bisa menggunakan notepad++ yang bisa di download di sini, sehingga coding php terasa lebih nyaman karena di flashdisk atau external harddisk sendiri.
Selamat mencoba, webserver ini juga bisa dijalankan di CD, webserver akan membuat database temporary di folder C, jadi secara otomatis database akan tersimpan di local komputer, untuk mengatur seting temporary database bisa di lihat file pms_config.ini.
sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar